Archive | Telekomunikasi RSS for this section

Apple luncurkan New Ipad dan Laptop…..

Apple kembali meluncurkan produk (model) terbarunya menjelang akhir tahun 2013 ini. Salah satunya adalah model terbaru dari iPad dan pengembangan Retina display pada jajaran laptopnya.

iPad Air sebagai generasi ke-5 di jajaran iPad jelas-jelas menjadi pembeda dengan generasi sebelumnya. Terinspirasi dari iPad mini yang sebelumnya sudah meluncur, iPad Air ini semakin kecil, semakin tipis dan semakin ringan dari iPad 4. Berat yang kurang dari 0.5 kg (tepatnya 454 gr) dengan ketebalan yang hanya 7.5mm, 64-bit Apple A7 processor (sama dengan iPhone 5s) dengan dukungan M7 motion co-processor untuk mendukung semua sensor yang disediakan secara nyata menjanjikan bahwa iPad air adalah jajaran tablet Apple terbaik saat ini.

Pengecilan dimensi ini pastinya berpotensi untuk mengurangi kapasitas batere. iPad 4 yang memiliki batere berkapasitas 42,5 watt-hour tidak bisa disamakan dengan iPad Air yang hanya memiliki kapasitas batere 32,4 watt hour. Namun pihak Apple menjanjikan kemampuan yang sama karena dengan processor A7, daya yang dikeluarkan menjadi lebih efisien. Daya tahan batere tetap sama yaitu 10 jam penggunaan.

iPad Air

Keunggulan lainnya adalah dukungan untuk jaringan WiFi dengan teknologi MIMO dengan kemampuan multiple antenna untuk dapat menerima sinyal WiFi lebih baik. Yang tak kalah penting adalah kesiapan dukungan jaringan LTE (4G mobile broadband) dan pemasangan microphone 2 buah yang membuat nyaman saat kita menggunakan fasilitas voice chat.

Harga jual iPad Air sama dengan model sebelumnya yaitu mulai dari US$ 499 untuk model WiFi dengan kapasitas 16 GB dan US$ 629 untuk model WiFi + Cellular dengan kapasitas yang sama. Untuk model kali ini Apple hanya menyediakan 2 pilihan warna yaitu “space gray” dan “silver”.

Salah satu kejutan yang diberikan Apple lainnya adalah peluncuran iPad Mini dengan Retina Display. Produk ini menjadi penerus kesuksesan produk iPad Mini akhir tahun lalu yang sangat sukses sebagai sebuah “tablet kompak”. Kemampuan resolusi layar sebesar 2.048 x 1.536 ini sejajar dengan iPad Air tentunya.

si Kembar iPad

Dengan mengusung komponen yang sama dengan iPad Air (minus batere tentunya), Apple memperkenalkan kapasitas baru di jajaran produk ini yaitu 128 GB, melengkapi jajaran yang sudah ada 16GB, 32GB dan 64GB. Harga yang ditawarkan untuk model WiFi mulai dari US$ 399 (16 GB) – US$ 699 (128 GB) ; model WiFi + 4G LTE mulai US$ 529 (16 GB) – US$ 829 GB (128 GB).

Pengembangan produk baru Apple ternyata tidak hanya di jajaran tablet saja. Apple juga sudah meningkatkan performa jajaran laptop MacBook Pro. Lihat saja processor yang digunakan sudah mengusung Intel Core Processor generasi 4.

Di jajaran 13 inchi laptop; MacBook Air menggunakan bahan aluminium yang lebih tipis dan lebih ringan disanding produk tahun lalu. Tebalnya sekarang hanya 17,2 mm dan beratnya 1.07 kg !! Begitu juga dengan tipe 13 inchi, tetap menggunakan Retina Display (1,440 x 900).  Apple menjanjikan batere dari MacBook Air ini sanggup hingga 9 jam (11 inch) dan 12 jam (13 inch)

Kedua produk ini sudah menggunakan teknologi PCI-Express pada media Solid State Storage-nya; 802.11ac WiFi, Port Thunderbolt, USB 3.0 dan OS terbaru dari Apple (Mavericks). Kedua model ini sudah tersedia di pasaran dengan harga mulai dari US$ 999 (11 inch) dan US$ 1,099 (13 inch).

Tunggu apa lagi…Ingin memberikan hadiah akhir tahun untuk pasangan Anda ?? Mungkin ini bisa jadi pilihan…. (** EJ2013 **)

SAMSUNG DAN LG Luncurkan Smartphone Disain Baru

Anda mungkin mengira bahwa disain sebuah ponsel atau telpon pintar (smartphone) senantiasa kotak dan rata, tidak melengkung bukan ? Namun hal ini tidak dipandang sebagai sebuah trend yang ketinggalan zaman. Samsung dan LG ternyata berpikir untuk membuat disain smartphone yang melengkung (curved)

LG sudah mendeklarasikan akan memulai produksi OLED display untuk smartphone bergaya melengkung ini di awal tahun depan. Sebuah disain awal dengan nama G Flex telah diperkenalkan dengan menggunakan bahan plastic. Dengan bahan ini memungkinkan LG untuk membuat rangka yang melengkung dan mengingatkan kita pada handphone jaman dulu “Nokia Pisang”; lengkungnya mengikuti sumbu “x”

Tampilan G-Flex

Walaupun masih dalam tataran sebuah konsep tanpa penjelasan spesifikasinya, tidak membuat LG untuk memperlambat produksinya. Dari info yang beredar, ponsel pintar ini akan mengusung layar 6 inch, display Full HD dengan tombol-tombol yang mirip dengan tipe G2. Prosesor yang digunakan adalah Qualcomm dengan 13 MP resolusi kameranya.

Beberapa saat setelah LG mendeklarasikan ponsel ini, Samsung juga mengumumkan akan me-release ponsel pintar baru: Galaxy Round; edisi lengkungnya Galaxy Note 3. Yang menarik dari Galaxy ini adalah lengkungnya yang berbeda dengan LG; dengan mengikuti sumbu “y” atau vertical. Disain ini disebut-sebut nyaman jika disimpan di kantong.  Galaxy Round ini sudah tersedia di Korea Selatan dengan harga lebih kurang Rp. 12juta.

Samsung mempersenjatai Ponsel pintar ini dengan 2.3 GHz MSM 8974 processor, 32 GB internal storage, 3 GB RAM,  slot microSD up-to 64 GB, 13 MP camera, layar 5.7 inch (Full HD); batere 2,800 mAH  dan sudah menggunakan OS Android 4.3.

Tampilan Galaxy Round

Fitur baru dari ponsel ini yang disebut dengan “roll effect” dijanjikan akan memberikan pengalaman baru bagi penggunanya. Dengan menggoyang atau menggerakkan telepon ke kiri dan kekanan, akan mengaktifkan halaman utama dengan mengakses menu tanggal, waktu, panggilan dan info batere.  Fitur lainnya adalah “gravity effect” .

Pilih yang mana untuk ponsel baru awal 2014 ????

5 Trend Smartphone tahun 2013

Kemampuan layar yang full HD berukuran 5 inchi, prosesor yang sudah menggunakan quad-core, batere tahan lama, sistem proteksi layar yang sudah anti debu dan anti air serta resolusi kamera yang tinggi merupakan trend Smartphone di tahun 2013 ini. Yuk kita bedah satu persatu.

Layar besar

Sudah beberapa merk menampilkan smartphone berlayar besar di awal tahun. Sebut saja HTC Droid DNA (Butterfly), Sony Xperia Z, Huawei Ascend D2 dan ZTE Grand S sudah menampilkan produk dengan ukuran layar 5 inchi dengan resolusi yang full HD (1080p). Bahkan di ajang pameran elektronika bergengsi dunia (CES 2013), Huawei sudah memajang Ascend Mate dengan ukuran layar 6,1 inchi !!

Layar yang semakin besar tentu berdampak pada borosnya batere, sehingga jika kita berniat untuk mengganti hape eksisting, tentu kita harus mencari produk yang menggunakan batere berkapasitas besar juga. Beberapa tipe seperti Xperia Z dan Ascend D2 sudah menggunakan batere 2.330 dan 3000 mAh.

Procesor Quad-core

Hampir seluruh pemasok smartphone besar sudah mempersenjatai produknya dengan prosesor bertipe quad-core. Salah satu pemain besar seperti Sony sudah mempersenjatai Xperia Z dan Grand S dengan prosecor Qualcomm Snapdragon S4 Pro.

Pemasok procesor juga tidak kalah sibuk. Pemain besar seperti Qualcomm, nVidia dan ST-Ericsson sudah meluncurkan processor ini sejak awal tahun 2013.

Procesor Snapdragon 800 menawarkan kemampuan 75% lebih baik dari S4 Pro dan sudah mendukung 4G LTE dan 801.11ac. Rencananya seluruh smartphone yang menggunakan prosesor ini sudah tersedia di pasaran pertengahan tahun 2013.  Disamping ini, nVidia Tegra 4 yang menggunakan disain ARM’s Cortex A-15 sudah tersedia di merk Google (Nexus)

Batere yang irit

Kombinasi layar besar ber-resolusi tinggi dan prosesor quad-core sangat berdampak pada umur batere. Oleh karenanya pemasok disamping menyiapkan batere berkapasitas besar juga sudah menyisipkan teknologi penghemat batere.

Sony sudah mengaplikasikan teknologi Sony’s Battery Stamina, dimana dapat memperbaiki proses stand-by mode dengan otomatis kala layar atau aplikasi mati atau tidak bekerja. Huawei menggunakan teknik mematikan sirkuit transmisi saat transmisi data tidak digunakan.

Perlindungan layar dan smartphone

Sony dan Huawei melalui produk terbarunya selalu meyakinkan calon pengguna agar membeli smartphone yang memiliki fasilitas perlindungan tambahan seperti debu dan air. Semua sambungan (port) dibuat sedemikian rupa agar bisa melindungi komponen smartphone bahkan bisa aman direndam dalam air sedalam 1 meter selama 30 menit!!!

Beberapa merk lainnya memang tidak se-ekstrim produk di atas, namun cukup aman jika tersiram air. Beberapa vendor lain juga sudah melirik kemampuan ini dan akan menambahkan fasilitas proteksi dalam produk lini mereka.

Kamera resolusi tinggi

Beberapa merk seperti Sony, Huawei dan ZTE sudah menggunakan kamera ber-resolusi tinggi dengan kemampuan 13MP untuk kamera belakang dan 2MP untuk kamera depan. Masing-masing kamera sudah bisa merekam video dengan resolusi 1080p.

Tidak hanya itu, Sony sudah menanamkan fungsi HDR untuk kedua kamera baik video maupun foto (Xperia Z). Dengan HDR, kamera dapat menangkap gambar yang sama dengan level pencahayaan yang berbeda. Bahkan kita dapat merekam video dimana matahari tepat berada di depan subyek kita. Kemampuan lain yang juga cukup menarik dan menjanjikan adalah burst-mode dengan mengambil 10 gambar foto dalam 1 kali klik.

Menarik bukan ? Tunggu saja alternatif pilihan yang lain. Mungkin saja lebih canggih dan harganya lebih murah…. Mana pilihanmu ??

*** EJ ***

Keunggulan sebuah Super Smartphone….Apa yang bisa dibanggakan ??

Rahasia keunggulan sebuah telepon pintar atau smartphone ada pada tampilan yang tampak (disain) dan yang tidak tampak (procesor, konektivitas dan kapabilitas multimedia). Yuk kita bahas satu persatu….

Tahun lalu, sebuah ponsel dengan kapabilitas dual core processor sudah dianggap sebagai sebuah “super-smartphone”. Tahun ini ternyata sudah ada pabrikan yang mengklaim telah menciptakan ponsel dengan kemampuan “quad core” dengan kemampuan yang dua kali lebih hebat. Apakah ini bisa disebut sebagai super-smartphone baru ? Begitu juga dengan tampilan layar yang semakin besar. Sebut saja ukuran layar yang bisa hingga 5 inchi. Apakah kemampuan ini bisa mencerminkan keunggulan sebuah ponsel ? apakah uang yang kita keluarkan bisa menjawab semua itu ??

DUNIA HIGH DEFENITION
Setelah Apple meluncurkan iPhone, dunia seluler menjadi terbolak-balik. iPhone sebagai ponsel yang bisa memainkan konten dengan Full HD dengan resolusi 1080p menjadikan dunia HD menjadi sebuah kenyataan, bukan sekedar impian lagi. Hal ini diikuti dengan pabrikan lain atau merk ternama yang menambahkan fitur kamera (gambar dan video) dengan kemampuan Full HD pada ponselnya.

Tidak hanya cukup sampai disitu, untuk orang-orang yang mendambakan kualitas, tayangan rekaman Full HD bisa ditransfer ke komputer dan bahkan dengan menggunakan koneksi HDMI bisa ditayangkan langsung ke HDTV.

Saat ini, untuk ponsel keluaran terbaru, port Mini HDMI sudah digantikan dengan standard baru yaitu MHL atau Mobile High-Defenition Link yang secara kasat mata tampak mirip sekali dengan port MicroUSB. Spesifikasi ini bisa “backward compatible” sehingga bisa digunakan untuk melakukan charging.

Beberapa ponsel yang sudah menggunakan teknologi ini antara lain Samsung Galaxy SII dan HTC OneX.

MUSIC MANIA
Dengan alasan untuk memuaskan kastemer, beberapa pemasok ponsel besar seperti Sony Ericsson (sekarang SONY), NOKIA dan Samsung telah mengeluarkan ponsel khusus yang disebut dengan “Music Phone” beberapa tahun ke belakang. Nokia pernah berjaya dengan jajaran Nokia Xpress Music dan Sony dengan jajaran Xperia-nya.

Bagaimana dengan yang lain ?

Ternyata para pemain besar lain tidak melirik kekhususan ini sebagai sebuah keunggulan. Mereka melihat peluang bahwa fitur musik bisa dikembangkan melaui piranti lunak atau software khusus yang nantinya akan menciptakan pengalaman baru dalam mendengarkan musik.

Beberapa software yang sangat diminati adalah “Dobly Digital Plus Surround Sound” yang bisa disandingkan dengan “Dolby Headphone” yang bisa memainkan suara untuk film atau lagu yang berteknologi “5.1 Surround”. Semua cukup dengan mencolok headphone ke ponsel kita.

Saat ini NOKIA masih berkonsentrasi dengan aplikasi Dolby, HTC dengan teknologi sendiri dan Sony masih berkutat dengan pengembangan teknologi “Clear Audio” dan “xLoud Audio Technology”

CORE STRENGTH
Kekuatan sebuah prosesor merupakan salah satu yang digadang-gadangkan oleh pabrikan untuk menjual keunggulan ponselnya. Tahun lalu, sebuah ponsel yang memiliki processor 1GHz masuk dalam kategori ponsel high-end. Tahun ini sudah berbeda, ponsel rata-rata sudah mengusung prosesor lebih dari 1GHz dengan disain dual-core dan quad-core. Hal ini terus terang membuat bingung kan ?? Apa sih arti dari “dual-core”, “quad-core” atau core core yang lain ??

Jika kita bicara tentang “core” artinya adalah berapa jumlah CPU (Central Processing Unit) yang ada dalam prosesor. Dalam terminologi atau teknologi CPU, jumlah core CPU yang bertambah berdampak pada peningkatan performansi “mobile processing”.

Core di CPU juga harus berkorelasi dengan sistem atau komponen lain seperti GPU (Graphic Processing Unit) yang terlihat dalam tampilan video dan audio seperti gambar yang lebih tajam, jelas saat bermain game, cepat dalam browsing sebuah situs internet dan kecepatan dalam proses multi-tasking.

Pengamat IT dari Qualcomm menyebutkan bahwa disain dari sebuah super-smartphone tidak hanya dilihat dari berapa jumlah Core yang dipasang dan seberapa kecil ukuran prosesor dalam sebuah ponsel, tapi juga harus memperhitungkan berapa daya yang dikonsumsi dan durasi dalam konsumsi dayanya.

Ternyata hal ini juga direspon oleh pabrikan ponsel besar. Buktinya tidak semua pabrikan menggunakan chip “quad-core” dalam flagship produknya. Single core masih banyak digunakan dengan alasan masih mengkonsumsi daya yang lebih rendah dan kemampuan masih lebih bisa diandalkan. Processor yang cukup dikenal adalah The Tegra 3 dari nVIDIA dan Snapdragon dari Qualcomm.

Kebutuhan user saat ini ternyata sudah luar biasa. Berbagai kebutuhan seperti streaming video, bermain game dengan kualitas HD dan menonton tayangan film kualitas blu-ray yang menggunakan kualitas 1080p.

Dari sisi aplikasi, saat ini sudah banyak aplikasi yang dijual dan dipasarkan dengan mengusung teknologi HD. Berbagai aplikasi dan game bisa digunakan sehingga kepuasan sebagian orang yang ingin mengoptimalkan smartphonenya untuk menikmati tayangan full HD bisa terwakili.

ALL MEGAPIXELS
Tidak ada yang menyangkal bahwa salah satu daya tarik sebuah ponsel adalah besarnya sensor dan kualitas optik dari kamera. Memang jarang sekali sebenarnya kita berharap memotret kala kita memegang sebuah ponsel.

Keunggulan kamera ponsel yang berkapasitas sensor besar ini sesungguhnya tidak pernah disadari oleh hampir seluruh pengguna. Sensor 2MP, 3MP, 5MP hingga 12MP pun sampai saat ini hanya digunakan sebatas untuk update di berbagai situs social network saja. Kebutuhan untuk cetak atau printing dengan ukuran besar hampir tidak pernah dilakukan.

NOKIA kembali mencetak sejarah dengan meluncurkan sebuah ponsel dengan sensor 41MP Walaupun sesungguhnya ponsel tersebut tidak meng-capture gambar dengan resolusi 41MP pada kenyataannya. Sesungguhnya gambar dicapture dengan resolusi regular 5MP, tapi dengan kecanggihan sensor yang besar dan menggunakan teknik oversampling sehingga didapat ukuran sebesar 41MP.

Ponsel lain seperti SONY MOBILE dengan flagship Xperia S dan APPLE iPhone 4S juga sudah memposisikan diri sebagai the best camera phone.

SEMUA BERBICARA CLOUD
Kita sudah terbiasa secara rutin melakukan back-up data pada komputer pribadi kita (PC atau laptop). Bagaimana dengan smartphone ?? Kita sering kali menyimpan data seperti contacts, calender, image dan lain-lain dalam ponsel kita. Bagaimana kalau ponsel kita hilang ? tentu semua data juga akan hilang kan ?? Ternyata sudah ada cara melakukan backup ponsel yang hampir sedikit orang melakukannya.

Untuk menyikapi hal tersebut, saat ini berbagai pabrikan maupun industri OS (operating system) sudah mulai menawarkan layanan back-up melalui cloud. Dengan IOS 5, APPLE telah memperkenalkan layanan cloud back-up untuk semua perangkatnya lengkap dengan kapabilitas sharing diantara seluruh “iDevice” (iPhone, iPad, iPod, iTunes). iCloud dapat dimanfaatkan untuk menyimpan musik, film, aplikasi, dokumen dan gambar. Serta juga dapat dimanfaatkan untuk menyimpan data email, contact dan update calendar yang bisa dimanfaatkan oleh semua gadget yang diproduksi Apple. iCloud sendiri menawarkan “free storage” sebesar 5GB kepada setiap user secara gratis dan berbayar jika ingin lebih dari 5GB.

Hal yang sama juga dilakukan oleh Microsoft dengan menawarkan SkyDrive kepada pengguna ponsel yang menggunakan OS Windows Phone. User ponsel yang menggunakan Windows Phone dapat dengan mudah menyimpan gambar, video dan file yang bisa diedit atau digunakan. Aplikasi ini dapat diunduh melalui Windows Market Place.

Sebenarnya jauh sebelum iCloud diluncurkan, banyak user yang sudah terbiasa menggunakan aplikasi Cloud seperti Dropbox. Begitu juga dengan pengguna Android. Saat ini HTC telah mengitegrasikan Dropbox dalam ponsel HTC Sense dengan penawaran layanan 25GB gratis untuk pengguna ponsel HTC One.

Dari keunggulan yang saya ceritakan di atas, sampai sejauh mana kita selaku pengguna dan para provider layanan telepon seluler di Indonesia bisa memanfaatkannya ? apakah bisa digunakan sebagai lahan bisnis baru ??? Apakah kita tetap menjadi penonton dan pengguna ??  *** EJ 2012 ***

YANG BARU : HIBURAN DALAM GENGGAMAN (GROOVIA FAMILY)

Belum lepas rasanya saya menikmati sarana hiburan interaktif yang ditawarkan oleh Groovia tv karena bosan dengan tayangan TV broadcast dan DVD bajakan…eh ternyata sudah ada layanan baru Groovia lite yang bisa diakses melalui komputer dan smartphone. Apa ya ? yuk kita bedah satu persatu.

Groovia TV

Groovia mungkin diambil dari bahasa Inggris “groove” yang artinya disenangi atau bersahabat. Mungkin kata ini yang diambil oleh provider Groovia TV (TELKOM) agar produk baru mereka bisa disenangi dan bersahabat bagi para pelanggannya.

Groovia tv bukan hanya sekedar layanan konten dari TELKOM sebagai provider internet terbesar di negeri ini. Groovia ternyata diposisikan sebagai sebuah satu kesatuan layanan (integrated service) antara layanan internet dengan layanan interaktif dengan dasar kekuatan atau basis layanan televisi (sebagai media penyedia konten). Groovia adalah loncatan baru bagi TELKOM dalam bisnis multimedia interaktif.

Dimana interaktifnya ??
Groovia menyediakan layanan interaktif 2 arah bagi pelanggan dan penyedia layanan melalui permintaan atau request terkait dengan kebutuhan pelanggan mulai dari layanan Televisi, radio, video clip hingga game online. Fitur unggulan lainnya yang ditawarkan adalah “time shift tv” dimana kita bisa dengan bebas memberhentikan (pause) dan mengulang (rewind) tayangan yang sedang ditonton. Bahkan hingga tayangan 1 minggu yang lalu….Wawww….pengalaman yang baru dan menyenangkan buat saya.

Apa saja sih yang ditawarkan Groovia TV ?
TELKOM menjual paket Groovia tv ini bersamaan dengan layanan telepon rumah dan speedy (koneksi internet). Ada 4 paket yang ditawarkan yaitu : Groovia prima, Groovia + speedy 1 Mbps, Groovia + speedy 2 Mbps dan Groovia + Speedy 3 Mbps.

Apakah saya bisa berlangganan Groovia TV?
Saat ini Groovia tv baru melayani beberapa kota besar seperti Jabodetabek, Bandung, Semarang, Yogyakarta dan Surabaya. Dalam waktu dekat beberapa kota besar di Jawa dan Sumatera akan bisa terlayani oleh Groovia tv. TELKOM masih membutuhkan waktu terkait dengan proses perijinan yang harus dilewati.

Dalam berlangganan Groovia tv, pelanggan tidak perlu mengganti TV yang ada, cukup dengan membeli paket di atas, pelanggan akan dipinjamkan oleh TELKOM seperangkat alat pendukung yaitu modem dan Set Top Box (kapasitas Standard Defenition atau SD) – tayangan cukup tajam dan halus.

Bagaimana pengalaman dalam menggunakan Groovia tv ??
Sebagai pemula dalam layanan interaktif ini, saya awalnya cukup kaget karena paket yang bisa saya tonton cukup banyak hingga membuat saya kewalahan dalam melakukan eksplorasi layanan Groovia tv. Sebut saja puluhan channel favorit seperti Discovery, Star Sports, ESPN, MGM, Animax, Bloomberg, Cartoon Network, dll. Intinya seluruh anggota keluarga saya terpuaskan dengan saluran-saluran yang ada. Satu kendala yang masih saya rasakan adalah pada saat saya menekan tombol “live tv” – pergerakan menu antar halaman masih cukup lambat.

Layanan radio online dan dan time shift TV juga beberapa kali saya gunakan, terlebih jika ada pertandingan sepakbola dan balapan yang tidak sempat saya tonton.

Saya juga sangat menikmati tayangan on Demand yang diberikan oleh Groovia tv. Saya bebas memilih tayangan film melalui HBO on Demand, Karaoke on Demand, Music on Demand, TV on Demand dan Video on Demand. Namun saya masih menyayangkan jenis tayangannya masih terbatas. Sempat juga saya menonton tayangan film jaman dulu “Ali Topan Anak Jalanan” lho!

Game on Demand belum pernah saya gunakan. Inti kata, sejak saya berlangganan 4 bulan yang lalu, Groovia tv belum saya eksplore sampai tuntas !!!

Bagaimana cara berlangganan Groovia TV ??
Anda cukup menelepon 147 atau datang ke Plasa TELKOM terdekat. Demi menjaga kualitas layanan, petugas TELKOM akan melakukan pengecekan jaringan dan melakukan pengukuran.

Groovia Lite

Tidak puas melayani pelanggan dengan koneksi jaringan internet berbasis ADSL, ternyata TELKOM juga melayani pelanggan yang memiliki jangkauan atau coverage lebih luas dan tidak terbatas – INTERNET!!!

 

Saat ini sudah tersedia layanan Groovia lite (www.groovialite.com) – Groovia Lite adalah sebuah Over The Top Layanan yang memberikan pengalaman baru bagi pasar Indonesia untuk menikmati hiburan melalui Internet. Ini adalah satu-satunya one stop layanan multimedia dengan berbagai isi video genre yang berbeda pada permintaan, Free-to-air TV Online, TV on demand dan radio, di mana penonton dapat dengan bebas memilih layanan. Ini tersedia dalam perangkat mobile seperti iPad, iPhone, tablet android dan PC. Saat ini baru tersedia aplikasi Android yang bisa diunduh di Google Play Store.

Walau belum diluncurkan secara resmi, tayangan groovia lite sudah bisa dinikmati di situs groovialite.com dan aplikasi Android.

Apa saja yang ditawarkan oleh Groovialite ??
Dari menu saya melihat ada 4 aplikasi yang bisa diakses yaitu Live TV, Movies, Music dan Radion. Saya coba satu-persatu mulai dari Live TV. Saat ini sudah tersedia 11 saluran TV seperti TV Nasional (ANTV, INDOSIAR, METROTV, SCTV, TRANS TV, TRANS 7, TV ONE dan TVRI), TV Lokal seperti Kompas TV dan B Channel. Serta 1 TV internasional ALJAZEERA TV. Hebatnya lagi, menu ini juga terintegrasi dengan layanan On Demand TV, yang artinya saya bisa melihat acara yang sudah lewat beberapa hari ke belakang. Dari segi kualitas menurut saya cukup memuaskan.


Berpindah ke Movies, saya melihat situs Groovialite sudah menyiapkan 50 tayangan film televisi (genre lokal) dan ratusan tayangan film internasional. Menu yang ditampilkan cukup kreatif karena dibantu dengan informasi sinopsis dan film terkait. Oh ya, tombol Facebook, Twitter dan Google + cukup membantu kalau kita ingin memberikan rating ya…Dan terakhir kita juga bisa meninggalkan komentar lho.

Satu komentar dari saya, kualitas gambar dan suara masih harus diperbaiki. Namun jika kita menilik bahwa ini basisnya hanya internet, saya juga tidak berharap banyak. Saya cukup puas.

Beralih ke menu Music, saya terpana karena di menu ini terbagi dalam beberapa kategori seperti Local, Karaoke, Indie Hits, K-Pop.

Menu terakhir yag saya coba adalah “RADIO”. Waw…cukup kaget saya menggunakan menu ini…Dari 29 stasiun radio di Indonesia saya cukup menekan tombol radio dan langsung bisa menikmati siaran radionya…Suara yang bisa saya dengar cukup nyaman dan bisa dinikmati.


Oh ya, sebelumnya kita harus login dulu ya. Sebelum login registrasi cukup mudah, hanya menulis nama dan alamat email saja. Tapi saya masih belum bisa berlangganan karena informasi yang diberikan sangat terbatas. Pada saat saya membaca FAQ tertulis bahwa untuk berlangganan bisa telepon ke 147, email atau melalui chatting. Bayarnya hanya Rp.10.000/ bulan….busyettt…..


Groovia on your Smartphone

Bosan menonton melalui Televisi atau layar komputer ? ternyata TELKOM sudah berpikir jauh dengan konsep “triple screen” – layanan juga harus bisa diakses oleh layar telepon (smartphone) – Saat ini TELKOM sudah menyediakan aplikasi yang bisa diunduh melalui market app. Saat ini baru tersedia untuk smartphone atau tablet berbasis Android saja. Untuk produk Apple iPhone atau iPad masih harus menunggu.

Bagaimana cara menggunakannya ??
Pertama kita harus memiliki smartphone tentunya. Selanjutnya dari situs groovialite bisa didownload dan lakukan instalasi. Proses instalasi tidak kurang dari 1 menit lho… Segera shortcut aplikasi bisa kita klik.

Waktu mencoba koneksi dengan transmisi 3G tidak masalah; tapi bagaimana dengan transmisi WiFi ? Hasilnya ternyata 3G lebih baik (mungkin karena saya menggunakan jaringan WiFi di kantor sepertinya ! he he he…)

Setelah membuka aplikasi shortcut Groovia lite, saya langsung menemukan tampilan layar yang cukup simpel dan informatif. Tayangan yang berkelompok dalam menu “Local Movie”, “Local Music” dan lainnya cukup mudah dan jelas. Ketika saya klik salah satu tayangan local music (Syahrini) ; tampilan cukup halus dan jernih walau tidak bisa full screen. Volume suara bisa diatur dengan mudah. Seketika saya pause dan saya pindahkan ke tayangan Live TV (saya pilih stasiun TV Indosiar) – dengan mudah saya memilih tayangan yang saya inginkan…Waw…Luar biasa..

Saya belum bisa mencari informasi lebih terkait dengan paket berlangganan dari layanan ini, apakah masih sama atau tetap menggunakan akun di Groovialite atau tidak. Semoga tayangan ini menjadi lebih hebat dan benar-benar mencerminkan budaya Indonesia (tidak ikut-ikutan). Semoga layanan Triple Screen pertama di Indonesia ini bisa menjadi tuan rumah di negeri sendiri.. WELCOME TO GROOVIA FAMILY

===================== EJ ====================

Apakah iPad bisa menggantikan PC ???

Hmm…terus terang saya agak kaget juga dengan pernyataan Tim Cook, bos baru Apple Inc pengganti Steve Jobs bahwa “era PC sudah berakhir!”. Saya selalu menyimak setiap Apple meluncurkan produk baru selalu menjanjikan hal yang luar biasa, harga yang mahal dan seolah-olah orang yang memiliki uang saja yang menginginkannya. Menurut pandangan saya, hal ini wajar dan dilakukan Apple untuk menciptakan sebuah perbedaan antara iPad dengan PC. Bahkan menciptakan sebuah mitos pada pengguna PC jika ingin menjadi seorang technology savvy, pakailah iPad..!!

Sebelum saya menceritakan bocoran iPad 3 yang konon adalah pembaharu dunia tablet PC, saya akan menganalisa iPad sebelumnya.

Jika saya melihat orang-orang di sekeliling saya, atau para pekerja kantoran lainnya, mereka duduk berjam-jam bekerja dengan spreadsheets dan mengetik dokumen yang cukup panjang. Hal ini tentu tidak bisa dilakukan dengan iPad. Saat yang saya lihat mereka menggunakan iPad adalah ketika waktu senggang, saat rapat atau saat menunggu pesawat/kereta di terminal.

Kondisi di atas memastikan diri saya bahwa mereka (bahkan diri saya sendiri) tidak akan meninggalkan PC.

Begitu juga pada saat kita pulang ke rumah. Saya berselancar di dunia maya tetap menggunakan PC, bukan iPad. Jadi menurut saya iPad itu dibutuhkan untuk bersenang-senang. Itu saja….

Ini bukan berarti membeli atau memiliki iPad itu adalah hal yang jelek…bukan. Apple sudah menyiapkan ragam aplikasi untuk bisa menyaingi apa yang bisa dan biasa kita lakukan di PC.

Kecerdikan Apple adalah menciptakan kesan seolah-olah pengguna PC adalah orang “jadul”, konservatif, bahkan terbelakang, masih ngetik dengan keyboard dan butuh bantuan mouse. Kedua alat tersebut PC + iPad tetap masih bisa berdampingan dan tidak saling menutupi…..

Yuk sekarang kita bedah, seperti apa sih “the new iPad” atau “iPad 3” ?

Apa yang baru dari iPad 3?
Pembaruan dari iPad terbaru ini adalah layar. Sekarang sudah menggunakan teknologi retina display seperti yang sudah digunakan pada iPhone 4S, resolusi tinggi dengan 3.1 juta pixel (2048 x 1536). Ukuran ini adalah 4 kali dari iPad 2 dan 1 juta pixel lebih tinggi dari sebuah HDTV. Teknologi ini akan memberikan tingkat resolusi yang sangat tinggi, gambar yang ditampilkan kala kita menonton video dan melihat foto sangat menakjubkan pastinya.

Apa lagi yang Baru ?
Kamera belakang (rear camera) sudah mengalami perbaikan. Kamera dengan resolusi 5 Megapixel lebih baik dari iPad 2 yang hanya 1 Megapixel. Kamera ini juga sudah mampu merekam video HD 1080p.

Processor yang digunakan juga lebih cepat dengan dukungan chip A5X yang sudah menggunakan grafik quad-core. Meskipun kerja batere lebih berat, Apple tetap menjanjikan umur pakai tetap 10 jam sama dengan iPad 2. Secara ukuran ternyata iPad 3 lebih berat dan lebih tebal dibandingkan iPad 2.

Bay de way, Apple sudah menambahkan aplikasi perintah suara dimana kita bisa mengirim pesan, melakukan pencarian di internet, menggunakan twitter dan menulis status di Facebook hanya dengan menggunakan suara kita.

Apakah itu SIRI?
Bukan, ternyata Apple tidak menggunakan aplikasi pengenal suara seperti SIRI yang digunakan pada iPhone 4S

Bagaimana dengan Aplikasi Baru yang ditanam ?
iPad generasi baru ini ternyata tidak menjanjikan yang muluk-muluk dalam hal aplikasi. Apple hanya menambahkan aplikasi editing foto seperti iPhoto, editing video iMovie yang selama ini sudah digunakan pada laptop Apple. Aplikasi lain adalah pengembangan dari GarageBand yang sudah ada.

Apa jenis Koneksi yang digunakan ?
Ini adalah iPad pertama yang menggunakan koneksi 4G LTE yang menawarkan kecepatan tinggi hingga 10 kali lebih cepat dibandingkan 3G. Keunggulan streaming musik dan video dari iPad ini tentu harus didukung dengan kecepatan koneksi yang hebat..

Bukankah koneksi 4G belum tersedia di Indonesia ?
Memang belum. Sehingga jika kita sekarang sudah membeli dan memiliki, tentu belum bisa dimanfaatkan…

Berapa harga iPad 3 ?
Dalam beberapa situs di Indonesia, ternyata sudah ada yang menawarkan produk ini. Rentang harga untuk tipe 32GB 4G + WiFi adalah 9.6 jt – 9.9 jt. Sedangkan tipe 64GB 4G + WiFi rentang harganya 10.75 jt – 11 jt.

Apakah harga iPad 2 sekarang sudah turun ??
Yap. Harga iPad 2 sekarang sudah semakin layak untuk dibeli. Harga tipe 32GB 3G + WiFi adalah 6.199 jt dan 64 GB + WiFi sudah 7.199 jt

Mana yang seharusnya saya Beli sekarang ?
Disinilah letak masalahnya…..Apakah kita mau membeli yang lebih mahal hanya karena kualitas display atau gambar yang lebih hebat? Selisih lebih dari 3 juta rupiah adalah konsekuensi harga yang harus kita bayar.

iPad 2 tetaplah sebuah gadget yang hebat. Jika kita sekarang sudah memilikinya, sebaiknya kita menunggu sampai Apple benar-benar membuat gadget yang mengusung fitur-fitur baru yang luar biasa. Jika kita sudah punya iPad 1, boleh berpikir-pikir untuk meminang iPad 2 sekarang.

Apa alternatif Gadget yang bisa kita lirik selain iPad 3 ?
Saat ini sudah banyak gadget atau tablet berbasis Android yang memiliki kemampuan hebat. Yang sangat dipuja banyak orang adalah Samsung Galaxy Tab 10.1 (situs Bhinneka memajang dengan harga 6.888 jt untuk tipe 32GB HSPA + WiFi). Ada juga ASUS Eee Pad Transformer dengan harga 5.999 jt.

Semua kembali ke pilihan Anda…..

WIDEX 2011 – Wujud Partisipasi Indonesia pada Global World IPv6 Day Event

Tepat 8 Juni 2011, Indonesia ikut memeriahkan event dunia World IPv6 Day. Kegiatan ini dipusatkan di TELKOM R&D Center Bandung. TELKOM bekerja sama dengan Kementrian Kominfo, Metro Ethernet Forum (MEF), IPv6 Forum, IPv6 Task Force, ISP, Operator Telekomunikasi telah menjadi bagian dari komunitas dunia melakukan test flight layanan berbasis IPv6 dengan serangkaian kegiatan eksebisi, conference dan workshop.

Kegiatan yang dinamakan WIDEX (World IPv6 Day, Ethernet workshop & eXhibition) 2011 ini diselenggarakan mulai tanggal 7 sampai dengan 9 Juni 2011 di kampus R&D Center TELKOM Jl.Gegerkalong Hilir 47 Bandung. Berbagai kegiatan diselenggarakan selama 3 hari ini.  Kemeriahan acara ini didukung oleh pembicara dan peserta dari berbagai kalangan seperti pemerintah yang dalam hal ini diwakili oleh Kementrian Komunikasi dan Informatika, Internet Service Provider (ISP), pabrikan/vendor, MEF (Metro Ethernet Forum) dan akademisi dari beberapa perguruan tinggi.

Hari pertama event WIDEX 2011, diisi oleh Presentasi & Demo Perangkat yang mendukung IPv6 di Ruang V6 Lab Oasis Lt 2. Pendukung kegiatan ini antara lain Juniper Networks, Alcatel-Lucent, Cisco, Huawei, IVIO dan R&D Center. Peserta yang terdiri dari engineer dan eksekutif dari pemerintah (Ditjen PPI), ISP, Operator dan Perguruan Tinggi sangat antusias mengikuti setiap sessi yang disampaikan. Seluruh peserta dapat dengan leluasa melakukan uji coba (hands-on) suasana test-flight yang dilakukan oleh TELKOMGroup.

Tepat tanggal 8 Juni 2011, sesuai dengan kesepakatan komunitas IPv6 Global, yang dikoordinasi oleh ISOC (Internet Society), TELKOM bersama operator telekomunikasi, ISP, IPv6 Forum, IPv6 Task Force dan pemerintah melakukan aktifasi layanan dan konten IPv6 yang dapat diakses oleh seluruh masyarakat.

Acara dibuka oleh CIO TELKOM, Indra Utoyo. Dalam sambutannya Indra mengemukakan Kunci sukses dalam implementasi IPv6 dengan singkatan FAST-RI. FAST-RI dimaksud adalah (F)easibility; (A)wareness; (S)kill; (T)echnology; (R)egulatory; (I)ndustry. Penekanan pentingnya kegiatan test-flight ini menurut Indra adalah untuk memotivasi seluruh entitas atau organisasi dalam industri telematika (ISP, pencipta perangkat keras, perangkat lunak, pemilik system operasi, dan perusahaan internet) untuk mempersiapkan seluruh jasa dan layanannya berbasis IPv6 dan memiliki keyakinan agar setiap proses transisi dari alamat IPv4 bisa berjalan lancar.

Pada akhir sambutannya, Indra juga mengucapkan selamat kepada para peserta dan seluruh sponsor yang ikut mendukung kegiatan WIDEX 2011. Sebagai bentuk apresiasi, TELKOM memberikan sertifikat apresiasi kepada vendor yang mendukung kegiatan WIDEX 2011: Huawei, Cisco, WANDL, Alcatel-Lucent, Juniper Networks, Nokia Siemens Networks, PT Lintas Teknologi dan PT Dharma Kumala Utama.

Kegiatan puncak World IPv6 Day ini dilakukan oleh Prof. DR. Kalamullah Ramli, Staf Ahli Bidang Teknologi Departemen Kominfo bersama-sama dengan Indra Utoyo, CIO TELKOM dan Mustapa Wangsaatmadja, SGM R&D Center TELKOM. Dalam sesi ini, Kalamullah menekan tombol yang menampilkan berbagai situs “ready IPv6” dan diakhiri dengan 2 situs www.telkomspeedy.com dan www.plasa.com yang telah sukses mendapatkan skor 10/10 untuk koneksi IPv6.

Dalam keynote speech yang disampaikan, Kalamullah menekankan bahwa IPv6 adalah masa depan internet. Dengan banyaknya kebutuhan baik disisi layanan, terminal maupun model bisnis akan menciptakan kebutuhan alamat IP (internet protocol) yang sangat banyak. Diharapkan dengan IPv6 kebutuhan masa depan internet dunia tentu bisa terpenuhi.

Disampaikan juga bahwa WIDEX 2011 ini diselenggarakan pada momen yang tepat, dimana tepat setelah satu dua bulan IANA kehabisan alamat IPv4. Alokasi IP Address di dunia diatur oleh IANA, dan di bawahnya ada pembagian 5 wilayah berdasarkan geografi. Pada tanggal 1 Februari 2011, IANA mengabulkan permintaan APNIC dan memberikan 2 buah blok /8 terakhirnya. Dan inilah saat habisnya freepool IPv4 di IANA. Memang, masih ada 5 blok /8 lagi yang disimpan IANA, tetapi blok tersebut akan segera dibagikan secara merata ke setiap wilayah : Asia Pasific, Amerika Utara, Amerika Latin, Afrika, dan Eropa. 5 blok terakhir ini juga dialokasikan ke pengguna dengan tata cara yang jauh lebih ketat dari sebelumnya, dan jumlah maksimal yang jauh lebih kecil (5 blok inipun sudah diserahkan ke masing-masing RIR).

Dengan demikian krisis dan habisnya persediaan alamat (IP Address) berbasis IPv4 di dunia, sekarang ini sudah terjadi. Habisnya IPv4 ini memang merupakan pukulan yang cukup berat untuk sebagian besar negara di kawasan Asia Pasific. Hal ini disebabkan kawasan Asia Pasifik merupakan wilayah dengan populasi terbesar di dunia, dan juga memiliki pertumbuhan ekonomi yang pesat. Untuk mengantisipasinya, diperlukan langkah up grade dari IPv4 ke versi 6.

Kalimullah juga menjelaskan strategi dan langkah konkrit yang telah dilakukan oleh pemerintah, diantaranya : Pembentukan tim Indonesia IPv6 Task Force tahun 2006, IPv6 trial tahun 2006 – 2007, IPv6 Summit 2010 di Bali, IPv6 readyness di TELKOM R&D Center 2010, IPv6 Workshop di Jogjakarta 2011, WIDEX 2011 dan terakhir IPv6 Workshop yang akan diselenggarakan pada bulan September 2011 di Bali.

Langkah konkret lainnya yang dilakukan pemerintah dalam mempersiapkan implementasi IPv6 pada enam bidang, yakni terkait national single window (perdagangan internasional, national identification number/E-KTP untuk 250 juta penduduk), e-health (pelayanan kesehatan hingga tingkat desa oleh Departemen Kesehatan), e-agriculture (akses bagi 40 juta pekerja untuk bidang pertanian) dan e-education.

Dalam akhir sessi keynotenya, Kalimullah yang dalam hal ini mewakili Menteri Kominfo menyatakan bahwa “masa depan internet adalah IPv6. Seluruh komponen yang terkait harus melakukan langkah nyata untuk segera menggunakan IPv6”. Inisiatif Indonesia dalam IPv6 memang tidak segegap-gempita dan se-raksasa seperti inisiatif negara lain. Namun demikian interaksi yang intensif dan reponsif dari pihak regulator, operator dan industry telah memberikan indikasi keseriusan dan konsistensi menuju IPv6. Kalimullah berharap inisiatif bersama ini bisa memberikan manfaat bagi industri ICT dan Indonesia pada umumnya. Seandainya langkah ini bisa kita terus pelihara, kami yakin bahwa “IPv6 Ready” bisa secepatnya direalisasikan dan terlaksananya migrasi menuju “Indonesia IPv6 Ready in 2013”, ungkap Kalimullah.

Yang tak kalah penting, dalam kesempatan yang cukup langka ini, seluruh peserta yang diwakili oleh para CEO/direktur yang hadir, bersama-sama dengan kementrian Kominfo melakukan deklarasi yang disebut Deklarasi Bandung – Komitmen Implementasi IPv6. Deklarasi yang dibacakan secara langsung oleh Satrio Wibowo, Sekjen IPv6 Task Force ini menyatakan bahwa seluruh peserta berkomitmen untuk mengimplementasikan IPv6 di jaringan internet Indonesia. Kesepakatan untuk melanjutkan tahapan implementasi yang telah selesai di jaringan induk (core network) harus dilanjutkan hinga tahapan implementasi IPv6 untuk pelanggan internet Indonesia (Ready in Service). Tahapan ini harus dapat tercapai bersama di awal tahun 2012 agar kebutuhan layanan internet yang bertumpu pada ketersediaan alamat internet (IP address) dapat terus dilayani.

Deklarasi ini diakhiri dengan pernyataan komitmen Indonesia On IPv6 Environment pada tahun 2013. Deklarasi ini kemudian ditanda-tangani oleh seluruh perwakilan yang hadir. Perwakilan yang ikut dalam deklarasi ini adalah Kementrian Kominfo, IPv6 Forum, IPv6 Task Force, TELKOM, Telkomsel, Indosat, XL Axiata, Bakrie Telecom, Natrindo, Sampoerna Telecom, SMARTFren, HCPT, Smart Telecom, Patrakom, Biznet, Indonesia Comnet Plus, IT TELKOM, IM TELKOM dan ITS.

Kegiatan World IPv6 Day ini juga diisi oleh Keynote Speech dari Metro Ethernet Forum (MEF) yang pada kesempatan ini langsung disampaikan oleh Kevin Vachon, COO MEF. Selain itu diselenggarakan juga 3 sesi diskusi panel yang membahas berbagai tema seperti kesiapan elemen jaringan yang terkait dengan IPv6 termasuk konten, layanan serta regulasinya. Para panelis yang tampil mewakili beberapa institusi adalah MEF, TELKOM, Juniper Networks, Alcatel-Lucent, Huawei, CISCO, ZTE, NSN, WANDL, PeerApps, Melon Indonesia, Pesona Edu, Indosat, XL Axiata, Telkomsel dan Biznet.

Pada hari ketiga event WIDEX 2011, tanggal 9 Juni 2011 akan dilaksanakan kegiatan  Ethernet Workshop yang diselenggarakan secara bersama oleh TELKOM dan MEF (Metro Ethernet Forum).  Key Note Speech akan disampaikan oleh COO MEF, Mr. Kevin Vachon.

Selama kegiatan WIDEX 2011, juga diselenggarakan exhibition yang diisi oleh berbagai demo layanan berbasis IPv6 yang ditampilkan oleh beberapa vendor dan operator seperti Telkomsel, Huawei, ZTE, Cisco, WANDL, Alcatel Lucent, Nokia Siemens Networks dan Juniper Networks. Exhibition ini terbuka untuk umum.

Event WIDEX 2011 diharapkan dapat memberikan manfaat bukan saja bagi TELKOM Group tetapi juga industri ICT Indonesia pada umumnya dan berdampak positif bagi migrasi IPv6 secara nasional menuju “Indonesia IPv6 Ready in 2013”.