Masihkah kita menunggu TV masa depan ???

Saat ini, hampir semua toko elektronik atau pusat perbelanjaan selalu menampilkan Smart TV dalam etalase mereka. Apakah kita memang butuh dan harus membeli Smart TV ini ? Hmm…ada baiknya kita diskusikan dulu ya…

Awal tahun 2013, kita sering mendengar istilah atau diskusi tentang TV Pintar atau “Smart TV”. Apakah ini benar-benar TV yang pintar ?? Pada dasarnya terminologi “Smart” ini adalah generasi terbaru dari sebuah perangkat Televisi (TV) yang mengkombinasikan sebuah Televisi dengan penambahan fungsi atau fitur yang berhubungan dengan komputer, seperti web browsing, photo sharing, social networking (seperti Facebook dan Twitter). Kesan ini lah yang dinamakan pintar dan tentu saja dengan adanya penambahan “ harga jual”. Padahal kesan mewah atau baru ini sebenarnya bisa digantikan dengan sebuah perangkat komputer (PC) standard sekalipun!!

Seperti apa ya ?

Saya akan jelaskan bagaimana membuat sebuah TV terkoneksi dengan internet dengan kemampuan yang lebih hebat daripada sebuah Smart TV. Teknik yang akan dilakukan adalah dengan menambungkan sebuah PC atau notebook ke TV. Kemudian dengan menggunakan aplikasi gratis (free software) dan beberapa komponen tambahan lainnya. Akhirnya : kita bisa menyajikan sebuah TV yang canggih dan bisa digunakan untuk berselancar di dunia maya, menonton video, bermain game, membaca email, dll. Tentu saja sambil duduk santai di kursi sofa kesayangan…

Dunia Televisi

Hampir seluruh generasi terbaru Televisi (LCD/LED/PLASMA) sudah menambahkan fungsi koneksi melalui port ethernet atau port USB (Universal Serial Bus). Port USB ini bisa digunakan untuk menambahkan sebuah kartu jaringan (wireless) sehingga kita bisa berkoneksi dengan jaringan internet di dalam rumah. Dengan aplikasi yang ada dalam TV kita bisa melihat dan menonton tayangan video atau televisi secara online.

Namun pada kenyataannya aplikasi yang tersedia sangat terbatas. Pembuat atau pabrikan TV sudah menetapkan aplikasi apa saja yang bisa digunakan (sudah terpasang pada saat kita membeli TV) dan antar pabrikan tidak ada kesamaan. Disamping itu, alat pengendali atau remote control yang sangat terbatas cukup membuat kita pusing saat harus menggeser mouse atau mengetik sebuah alamat di situs internet atau mencari film yang kita inginkan.

Alternatif menggabungkan PC dengan sebuah perangkat TV akan mempermudah semua kekurangan di atas kan….

Sebuah PC ??

Beberapa PC generasi terbaru sudah memiliki sambungan HDMI yang bisa langsung tersambung dengan sebuah High Defenition (HD) TV. Namun jika PC kita belum memiliki kartu grafis dengan konektor HDMI, masih ada cara lain seperti konektor DVI (Digital Video Interface), VGA atau S-Video.

Melihat dari segi ukuran, saat ini sudah banyak PC yang dibekali dengan ukuran casing yang kecil sehingga kita mudah untuk memasangnya di ruang tamu. Jika kebutuhan kita hanya untuk berselancar di dunia maya, maka kita tidak perlu menggunakan PC besar dengan kapasitas hard-disk yang besar pula. Kecuali kita juga ingin memfungsikan PC sebagai pemutar dan perekam video.

Tersambung ke Internet

Untuk meyakinkan bahwa TV kita adalah TV Pintar, tentu harus tersambung ke internet. Langkah terbaik saat ini adalah dengan menyambung PC melalui kabel ke modem atau router yang sudah tersedia. Jika memang dirasa tidak mungkin untuk menggunakan kabel, opsi dengan teknologi nir-kabel atau wireless juga bisa dilakukan. Pastikan anda sudah berlangganan broadband internet tentunya. Layanan Speedy dari TELKOM salah satu solusinya.

Gunakan software

Kunci rahasia sebuah TV pintar adalah aplikasi atau software. Melihat tampilan sistem operasi Microsoft Windows dalam sebuah layar TV yang besar sangat tidak menyenangkan. Anda bisa bayangkan tampilan menu dan tombol yang terlalu kecil tentu sangat melelahkan mata. Apalagi kalau dilihat dekat jika kita menggunakan keyboard atau mouse konvensional. Anda membutuhkan sebuah perangkat seperti keyboard atau mouse yang sudah menggunakan teknologi nirkabel.

Tampilan juga akan lebih segar jika kita menggunakan software khusus multimedia seperti yang sudah tersedia di platform Windows 7 atau Vista. Operating system ini sudah menyertakan aplikasi Windows Media Center dalam bundling-nya. Antarmuka yang disediakan oleh WMC ini cukup menyenangkan untuk menonton video, melihat foto, mendengarkan musik dan bahkan untuk bermain game atau berhubungan dengan video server (jika ada). Dengan menambahkan sebuah kartu TV (TV tuner card) kita bisa menonton tayangan TV broadcast dan merekamnya.

Ada juga aplikasi alternatif seperti Boxee (www.boxee.tv) atau XBMC (www.xbmc.org)

Menurut saya, saat ini Windows Media Center (WMC) adalah software yang sangat mudah digunakan. Menu setup yang sederhana dan cukup menyimpan file dalam folder-folder yang spesifik dalam sebuah Media Libraries yang disediakan. Menu scroll yang bisa digunakan dengan panah dan mouse sangat menyenangkan.

Jika Anda memiliki banyak waktu luang dan senang eksplorasi aplikasi baru, saat ini banyak tersedia Sistem Operasi seperti Linux dan Macintosh (Hackintosh) – tampilan dan aplikasi yang tersedia cukup banyak dan juga sangat menyenangkan.

Jika tidak ingin repot, tinggal buka saja halaman situs TVOnline UseeTV (www.useetv.com) yang saat ini sudah menyediakan berbagai layanan TV melalui internet seperti Broadcast TV, Video On Demand, Radio dan penyewaan film.

Problem di WINDOWS

Pada saat PC tersambung ke TV masalah yang timbul utamanya adalah tampilan Windows yang terlalu kecil pada TV berlayar besar. Langkah mudah yang harus dilakukan adalah dengan mengganti Screen Resolution yang sesuai dengan keinginan kita seperti mengganti ukuran font/ text dan menu (button)

Remote & Keyboard

Dengan menyandingkan sebuah PC dan TV tentu kita tidak harus berdekatan; kita harus senyaman mungkin kan duduk di sofa….Saya menyarankan Anda mengganti keyboard konvensional dengan wireless keyboard yang simpel atau sederhana seperti Microsoft Wireless Desktop 3000 dan wireless mouse. Kedua perangkat ini bisa membantu kita untuk mengatur Windows dalam jarak yang relatif lebih jauh.

Jika anda membeli sebuah TV Tuner, pastikan fungsi remotenya bisa digantikan oleh keyboard dan mouse.

Nah, semoga ide dan trik di atas bisa menyenangkan Anda, sebelum anda membeli sebuah Smart TV yang berharga puluhan juta rupiah. Fungsi yang ada pada PC pun bisa dioptimalkan….

Terakhir, mari kita berhitung biayanya yuk…. :

Sebuah SMART TV merk Samsung berukuran 46” tipe UA46ES5600 LED TV berharga Rp, 17.699.000 juta rupiah (sumber : www.electronic-city.com)

Sekarang kita buat Smart TV dengan sebuah PC :

Total anggaran : Rp. 8.859.000,-

Waw…masih ada sisa Rp. 17.699.000 – Rp. 8.564.000 = Rp. 8.840.000 – Bisa buat sistem tata suara dan banyak lagi kan….

Spesifikasi:

TV SONY

  • Display Type          : LED TV
  • Screen sive             : 40”
  • Max Resolution     : 1920 x 1080
  • Built-in-speaker     : 2Ch
  • Connection              : HDMI (2), USB 2.0 (1), AV (1), RF (1)

Desktop Mini PC MICRO BRAIN

  • Processor               : AMD E-350 DualCore 1.6 GHz, 800 MHz FSB, 1 MB L2 Cache
  • Memory                  : 2 GB DDR3 PC1333 RAM Upgraed to 8 GB
  • Storage & Drive    : 250GB SATA HDD/ No ODD
  • Graphic Adapter  : Integrated Radeon HD 6310 492 MHz Graphic
  • Interfaces                : USB x 6 Port, Speaker, Mic, VGA, HDMI, DVI, RJ45, DC in,
  • Communications  : RealTek 10/100 Mbps, WiFi 802.11b/g
  • Expansion Slot      : Side SATA port for HDD/ODD

So…masih tertarik untuk membeli SMART TV ??

Salam Hangat

**** EJ ****

2 responses to “Masihkah kita menunggu TV masa depan ???”

  1. simplysepti says :

    Numpang tanya:
    Katanya dulu radio cuman ada satu di tiap desa, bahkan tipi pun sekarang ada di tiap rumah…
    Katanya dulu kantor telegrap cuman ada di kota-kota besar, bahkan sekarang anak sd dah dikasii henpun…
    Katanya dulu komputer cuman ada di kantoran, bahkan sekarang bisa di pasangin bareng sama tipi (smart-tipi)…
    Pertanyaannya, bakalan ada di tiap rumah gak ya, pak….? Secara, itu smart-tipi bisa dipake juga nelpon-nelpon…

    Sempet kepincut pengen tipi yang bisa dipake sinetron p-an sekaligus skype-an, biar bisa nonton sekaligus komentaran sama temen “… itu artis2nya koq pada gak bisa akting yaa….”

    Heheh… #justpieceofmimd

    • elfri says :

      Ya…teknologi kan semakin lama semakin murah.
      Tetapi tetap butuh perhatian dari pemerintah dari sisi regulasi dan juga biaya impornya….

      Semoga bisa direalisasikan lebih cepat ya…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: