Menjaga telinga tetap STEREO

Percaya atau tidak, pernahkan anda mengukur intensitas bunyi-bunyian yang diterima oleh dua kerat daging berbentuk unik di sebelah kiri kanan kepala kita? (baca: TELINGA). Nah..oom, tante, aa, teteh dll ternyata kuping tetap harus dijaga lho…salah2 budeg deh….

Baik secara sengaja atau tidak setiap hari kita mendengar berbagai bunyi-bunyian. Sebut saja klakson kendaraan (mobil atau motor) yang semakin keras, suara mesin (jika anda bekerja di pabrik atau lokasi konstruksi), pesawat, musik dugem di café atau diskotik, konser rock, musik di mobil, blender, sampai suara MP3 yang langsung diterima oleh telinga anda tanpa hambatan!! Suara atau bunyi-bunyian ini secara sadar atau tidak berlangsung secara terus menerus dan dalam waktu yang lama.

Dari hasil studi S2 mahasiswa UI tahun 2004 (Rachmat Saherudin) menyebutkan bahwa kemungkinan stress dan munculnya penyakit akibat kebisingan cukup banyak. Dia melakukan penelitian pada 100 orang yang tinggal di pinggir rel kereta api (jarak antara rumah dan rel rata-rata 24 meter) menyebutkan:

  • 53% diantaranya mengalami gangguan komunikasi
  • 40% mengalami darah tinggi
  • 51% mengalami gangguan pencernaan
  • 59% mengalami gangguan psikologis
  • Hasil akhir : 79% mengalami stress dan bermasalah dengan kesehatan gara2 kereta yang mondar-mandir.

Menurut pakar kedokteran, masalah kesehatan umumnya terjadi pada tingkat kebisingan antara 80dB hingga 85dB yang selalu kita dengar selama 8 jam setiap hari. Secara medis kebisikan bisa membuat penyempitan pembuluh darah. Jika terjadi dalam waktu yang lama dan terus menerus pada akhirnya akan membuat kerja jantung kita semakin berat.

Kondisi terparah adalah kebisingan ini bisa membuat kita menjadi BUDEG atau tuli. Kenapa bisa BUDEG? Secara teori suara yang masuk akan menggetarkan gendang telinga. Getaran tersebut kemudian sampai ke rumah siput melalui tulang pendengaran. Di rumah siput ini, terdapat cairan dan saraf-saraf (rambut getar) yang kemudian berespon ikut bergetar, yang kemudian diinterpretasikan oleh otak.

Nah jika kita hidup dalam kebisingan terus menerus, maka rambut getar akan terkikis sehingga kemampuan pendengaran kita akan berkurang.

Untuk lebih memahami efek suara, berikut saya akan coba paparkan beberapa contoh suara dan tekanan suara dalam Desibel (dB)

  • Pesawat jet lepas landas = 150 dB
  • Menonton music rock, diskotik = 140 dB
  • Sirine = 120 dB
  • Klakson mobil dalam jarak 1m = 110 dB
  • Suara knalpot motor (racing) = 100 dB
  • Kereta lewat = 100 dB
  • Jalanan kota yang padat = 90 dB
  • Home Theater = 70 dB
  • Mendengar music U2 dari iPod = 55 dB
  • Perpustakaan = 40 dB
  • Pedesaan (waktu malam) = 30 dB

Bagaimana solusinya?

Untuk anda yang memang tidak mungkin menghindari suara-suara tersebut setiap hari saya memberikan beberapa tips :

  • gunakan ear plugs atau sumbat telinga; ini akan mengurangi kebisingan 10 – 30 dB
  • gunakan ear muffs atau penutup telinga; ini akan mengurangi kebisingan 20 – 40 dB
  • gunakan helm; ini akan mengurangi kebisingan 5 – 15 dB
  • jauhi sumber suara (speaker) jika anda seorang dugem sejati.

So, silahkan pilih sendiri….mau tetap STEREO atau BUDEG ?

2 responses to “Menjaga telinga tetap STEREO”

  1. M_Byan says :

    Telinga kanan saya sudah 1 bulan ini pendengaran agak budeg, kalau menelan ludah dan menguap akan terasa plong, tetapi beberapa detik kemudian timbul lagi, sungguh menyiksa sekali. Adakah terapi khusus untuk telinga saya ini?

    • elfri says :

      to M_Byan; coba lakukan terapi lilin telinga (ear candle) – terapi ini berasal dari suku Indian, penduduk asli Amerika. Lilin telinga terbuat dari sarang tawon dengan linen kualitas tinggi. Lilin telinga ini berbeda dengan lilin yang dikenal sehari-hari, yang terbuat dari parafin. Terapi dengan menggunakan lilin ini sangat bermanfaat bagi kesehatan, khususnya pendengaran, dan bisa juga menyembuhkan sejumlah penyakit. Saya juga sedang hunting di kota tempat saya tinggal. Mudah2an di kota Anda juga ada. Selamat mencoba

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: