PONARI – Fenomena Tabib Cilik

Tulisan ini memang tidak selengkap cerita di berbagai media cetak atau tabloid. Tetapi terus terang menggelitik akal sehat saya untuk menulisnya.

Alkisah pasangan warga Kamsen (30 tahun) dan Mukaromah (28 tahun) memiliki seorang anak kelas III Sekolah Dasar di Kecamatan Megaluh Kabupaten Jombang yang bernama MUHAMMAD PONARI.

Kenapa PONARI? Ponari, bocah kecil berumur 10 tahun ini dipercaya mampu menyembuhkan segala penyakit. Dalam waktu singkat, dengan kecanggihan berbagai media massa (cetak, audio dan video) menasbikan Ponari menjadi seorang selebritis dalam waktu yang sangat singkat.

Setelah menjadi buah bibir berbagai wartawan, ribuan orang berdatangan dan berharap bisa sembuh dari penyakitnya setiap hari. Mulai dari orang yang bosan berobat ke dokter (sudah habis uang ratusan ribu hingga jutaan tak kunjung sembuh); mulai dari buruh, pedagang, pengusaha, PNS hingga ibu rumah tangga. Bahkan ada diantara pasien tersebut yang sudah tidak menggunakan akal sehat dengan mengambil air sumur milik tetangga Ponari yang konon dipercaya bisa mendatangkan kesembuhan???

Menurut cerita dari berbagai sumber, keajaiban Ponari terjadi kala Ponari tersambar petir di awal Januari yang lalu. Sesaat setelah tersambar petir dia mendapatkan batu ajaib berbentuk kepala belut sebesar kepalan tangan. Batu itulah yang konon dapat menyembuhkan aneka penyakit. Konsep ini mirip dengan kisah Ki Ageng Sela yang dalam kepercayaan Jawa bisa menangkap petir.

Hal ini tentu membuat pusing petugas keamanan alias Polisi dalam mengatasi kesibukan desa Balongsari yang selama ini tentram dan nyaman. Melalui kesepakatan antara pimpinan daerah, guru sekolah, petugas kesehatan, dan pihak keluarga akhirnya diputuskan praktik Ponari dihentikan. Ponari sendiri juga akhirnya jatuh sakit.

Hari ini (18 Pebruari 2009) praktek Ponari kembali dibuka. Puluhan ribu orang mendaftar dan berdesak-desakan untuk mendapatkan kupon pendaftaran yang dijatah hanya 5000 orang pasien setiap hari. Suasana hiruk pikuk dan berdesak-desakan terlihat di balai desa tempat penjualan kupon berlangsung (berita malam di GlobalTV). Entah terinspirasi Ponari atau tidak seorang bocah perempuan bernama Dewi (juga di Jombang) sontak menjadi buah bibir karena diyakini punya kemampuan yang sama seperti Ponari; mampu menyembuhkan penyakit dengan batu dan air.

Beberapa kalangan menilai fenomena Ponari merupakan dampak minimnya akses layanan kesehatan yang berkualitas dan harga yang terjangkau. Di sisi lain, budaya jawa yang terkenal dengan kekuatan spiritual (baca: gaib) sangat mudah mempercayai mitos kesaktian seseorang. Kombinasi inilah yang membuat orang masih berduyun-duyun datang ke desa Balongsari untuk mengharapkan kesembuhan…!!!

Apakah anda termasuk orang yang percaya tabib?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: