Tips Bangun Home Theater

Untuk anda penikmat video atau film, sudah saatnya anda memanjakan diri dengan perangkat home theater. Saya tidak akan membahas home theater yang sifatnya paket atau istilahnya HITB (Home Theater In the BOX). Tulisan ini akan membahas real home theater….

home-theater-new2Real disini yang menurut saya cukup…tidak seperti orang kaya yang memindahkan gedung bioskop ke rumah…emangnya pejabat atau pengusaha…cukup enak ditonton…cukup enak di dengar dan bikin betah…

Home theater sendiri sebenarnya sulit untuk didefenisikan. Menurut saya adalah: ”kombinasi perangkat elektronik yang didisain untuk memindahkan pengalaman menonton film di theater ke rumah”.

Apa yang dibutuhkan untuk membuat home theater?

Media Display (Televisi/TV)

Saat ini semakin banyak orang yang sudah memandang TV bukan sebagai TV biasa untuk nonton sinetron, berita, gossip dll. Sudah bosan…saatnya menjadi home theater…sebuah media hiburan. Sebenarnya media display tidak hanya TV; masih ada proyektor. Buat yang fanatik memilih proyektor tentu lebih gengsi. Buat saya proyektor bukan pilihan terbaik. Harga, perawatan, usia pakai, kabel, suara/ bising, pakai layar membuat kebanyakan orang mulai meninggalkannya. Makanya TV merupakan alternatif terbaik.

lcd-tv Permasalahannya TV seperti apa yang baik untuk home theater? Pilihannya ada 3 – Anda bisa memilih teknologi berbasis CRT atau tabung, LCD (Liquid Crystal Display) atau Plasma. Masing2 punya keunggulan dan kekurangan. Saya sendiri memilih LCD TV.

Untuk ukuran tergantung ruangan yang dipilih. Minimal untuk kondisi saat ini adalah 32inch. Ukuran lebih besar seperti 37inch atau 42inch tentu memberikan nuansa yang berbeda.

Media Pengolah Audio Video (AV Receiver)

Pengolah suara merupakan unsur penentu sebuah home theater. Saran saya lebih baik mengeluarkan dana terbesar pada komponen ini. Karena kualitas suara sebuah film, pertunjukan musik atau game ditentukan oleh AV Receiver. Standard minimal sebuah home theater adalah 5 buah komponen atau jalur suara. (1) untuk speaker center (2) untuk depan kiri dan kanan atau speaker front (2) lagi untuk surround. Akan lebih baik kalau ada tambahan (1) sub woofer untuk suara bass. Standard minimal ini disebut juga dengan 5.1. Perkembangan teknologi memungkinkan AV Receiver memiliki kanal yang lebih besar seperti 6.1, 7.1, 9.1 bahkan 10.1.

Jika anda menonton film Star Wars, dipastikan anda akan merasakan sensasi suara pedang atau pesawat ruang angkasa yang seolah2 berjalan mengeliling anda.

Media Pengolah Suara (speaker)

Speaker juga menentukan lho…kualitas speaker harus bisa menandingi kualitas AV Receiver. Jangan sampe udah beli AV Receiver bagus, eh malah disambut dengan speaker yang abal-abal.

speaker1Ada 2 tipe speaker yang baik untuk home theater. Speaker tipe floor standing atau bookshelf. Bedanya ada jumlah speaker dan rangkaian di dalamnya. Istilah kerennya 2way atau 3way.

Subwoofer adalah speaker khusus untuk mereproduksi frekuensi rendah yang ada pada sebuah film atau musik. Ada beberapa tipe yang bisa dipilih untuk subwoofer ini. Sebut saja down firing, front firing, dll. av-receiver

Sumber Pengolah (source component)

Paling tidak anda harus memiliki pemutar DVD (player). Yang harus jeli sebelum memilih DVD adalah kemampuannya untuk menyajikan progressive scan dan upscaling; hal ini sangat penting untuk melihat film DVD, terlebih kalau anda menonton dengan HDTV.

Beberapa media lain yang juga harus dimiliki antara lain Blu-ray Player, PlayStation3, DVD Recorder, CD Player, iPod dan Digital Sattelite System

Kabel

Pada awalnya saya tidak percaya kabel merupakan komponen penting dalam home theater. Setelah belajar lebih dalam hdmiternyata kabel ini memegang peranan penting juga. Kunci utama dalam perkabelan adalah pemilihan kabel yang tepat, panjang kabel yang pas dan semua tersambung dengan sempurna.cable-speaker

Saat ini kabel HDMI untuk menghubungkan TV dengan AV-Receiver merupakan pilihan terbaik. Untuk olah suara Kabel Optical tidak diragukan lagi kualitasnya (digital)

Interior

Interior wajib diperhatikan untuk memberikan kenyamanan. Tata letak dan posisi dengar yang baik akan membuat kita semakin betah dengan sistem home theater yang kita bangun

Selamat ber-home theater…

2 responses to “Tips Bangun Home Theater”

  1. rodex says :

    MAKASIH INNYA OH IYA GUE TAMBAHAIN:

    tv +:hidup lampu 60.000/100.000.jam

    projector +:layar minimal 70″-300″inchi

    tv -:view angle yang kecil,terlihat kecil jika dilihat dari tempat tertentu

    projector-:hidup lampu cuman,2000-4000 jam,membutuhkan ruangan yg besar (minimal 4×3)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: